Gorontalo Terapkan PSBB Mulai 4 Mei

Indonesiainside.id, Gorontalo – Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), di Rovinsi Gorontalo akan mulai diberlakukan pada tanggal 4 Mei 2020. Masa PSBB ini hingga 18 Mei mendatang.

Para bupati dan walikota, serta Forkopimda dan pemerintah Provinsi Gorontalo akan mengesahkannya Senin dan langsung turun untuk mensosialisasikannya.

“Jadi Senin kami luncurkan. Langsung sosialisasi ke masyarakat dari tanggal 4-6 Mei, kita jelaskan dulu aturannya seperti apa. Kemudian tanggal 7 Mei baru diterapkan penuh berikut dengan sanksinya,” ungkap Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Ahad(3/5).

Menurutnya, aturan dalam pembatasan serta sanksi dalam Pergub, lebih banyak mendengarkan masukan dari pemerintah kabupaten dan kota.

“Kami serahkan ke kabupaten dan kota semua, termasuk koordinasi penutupan akses masuk di setiap perbatasan. Intinya semua perbatasan laut, darat dan udara kami tutup,” tukasnya.

Waktu pemberlakuan PSBB Provinsi Gorontalo yakni 4-18 Mei 2020, dengan pembatasan waktu aktivitas masyarakat di luar rumah mulai pukul 06.00 hingga 17.00 Wita.

Setelah itu warga tidak diperkenankan lagi berada di luar rumah, kecuali tenaga medis, jurnalis, atau warga yang punya kepentingan mendesak misalnya membeli kebutuhan pangan.

Mengenai jaring pengaman sosial sebagai dampak dari PSBB, Rusli meminta pemerintah kabupaten/kota hingga ke tingkat desa bisa bersikap transparan.

Para penerima bantuan harus diumumkan di kantor desa dan jenis bantuan yang telah diterima.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here