Hendak ke Aceh, 601 Warga dari Sumut Dipaksa Putar Balik

Petugas posko perbatasan Aceh Tenggara mengecek kesehatan warga yang datang dari Sumatera Utara. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Banda Aceh – Sebanyak 601 warga dari 163 kendaraan dari Sumatera Utara (Sumut) menuju Aceh dipaksa putar balik oleh petugas yang berjaga di perbatasan pada Kamis (21/5). Mereka kepergok petugas di hari pertama penerapan aturan pembatasan bagi angkutan umum.

Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan penyekatan kendaraan ini bertujuan untuk menghindari penyebaran Covid-19 di tanah rencong. Di hari pertama ini, pihaknya sudah menghalau 77 angkutan umum dan 82 mobil pribadi.

“Dalam operasi dari jam 10.00 WIB hingga 17.00 WIB, kendaraan yang sudah putar balik ke Sumut berjumlah 82 mobil pribadi dan 77 mobil penumpang. Untuk jumlah penumpang 601 warga,” ujar Dicky kepada wartawan di Banda Aceh, Kamis (21/5).

Dicky menjelaskan, ratusan kendaraan yang terjaring razia dalam operasi ini terjadi di empat pos yang menjadi fokus Polda Aceh, yakni di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, dan Kota Subulussalam. Dalam aksi penindakan itu, tim gabungan melakukan pemeriksaan kendaraan roda dua dan empat yang mengangkut penumpang saat melintasi pos-pos penjagaan itu.

Kemudian, setiap penumpang diminta turun, lalu disemprot disinfektan, serta ditanya riwayat perjalanan seminggu terakhir. Jika mereka warga asli sekitar dan koperatif menjawab pertanyaan petugas, mereka akan diberikan masuk.

“Selain mobil, dalam razia hari ini ada empat sepeda motor yang turut putar balik. Kemudian, juga tidak ditemukan warga yang terindikasi Orang Dalam Pemantauan,” ungkapnya.(PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here