Petugas Gabungan di Aceh Halau 131 Kendaraan Pemudik

Mudik
Ilustrasi mobil kendaraan pemudik. Foto: ANTARA

Indonesiainside.id, Banda Aceh – Dirlantas Polda Aceh mencatat ada 131 kendaraan dari Sumatera Utara (Sumut) yang dihalau masuk Aceh di hari kedua pelaksanaan larangan angkutan umum yang membawa pemudik. Penyekatan pembatasan mobil angkutan umum ini digelar di perbatasan Aceh-Sumut.

“Kendaraan yang diputar balik hari ini sebanyak 131 unit, rinciannya 84 mobil pribadi dan 47 mobil angkutan umum. Total penumpang yang diangkut sebanyak 267 warga,” ujar Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani kepada wartawan di Banda Aceh, Jumat (22/5).

Dicky menjelaskan, ratusan kendaraan yang terjaring razia dalam operasi ini terjadi di empat pos yang menjadi fokus Polda Aceh, yakni di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, dan Kota Subulussalam. Dalam aksi penindakan itu, petugas gabungan melakukan pemeriksaan kendaraan roda dua dan empat yang mengangkut penumpang saat melintasi posko perbatasan.

Setiap penumpang diminta turun dari kendaraannya, lalu disemprot disinfektan, serta ditanya riwayat perjalanan seminggu terakhir. Jika mereka warga asli sekitar dan koperatif menjawab pertanyaan petugas, mereka akan diberikan masuk.

Sebelumnya, untuk mengantisipasi ledakan pemudik jelang lebaran, Polda Aceh memperketat pengawasan di perbatasan, untuk mengantisipasi masuknya bus yang datang dari Sumatera Utara ke Aceh.

Sejak diterapkan aturan itu pada 21 Mei 2020, semua angkutan umum jenis apapun dari Sumatera Utara tidak diizinkan masuk ke Aceh. Kemarin, sebanyak 601 warga dari 163 kendaraan dipaksa putar balik.

“Dalam operasi dari jam 10.00 WIB hingga 17.00 WIB, kendaraan yang sudah putar balik ke Sumut berjumlah 82 mobil pribadi dan 77 mobil penumpang. Untuk jumlah penumpang 601 warga,” ujar Dicky kepada wartawan di Banda Aceh, Kamis (21/5).(PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here