Santri Aceh dari Klaster Magetan Sembuh, Kasus Baru Tambah Satu

Virus corona dinamai berdasarkan struktur virus seperti mahkota. Virus yang menyebabkan pandemi di seluruh dunia dikenal sebagai Covid-19. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Aceh Tamiang – Seorang warga Kabupaten Aceh Tamiang terkonfirmasi positif Covid-19 menjelang lebaran. Warga bernisial MUK (51) ini diketahui memiliki riwayat perjalanan dari Medan. Selain menambah kasus baru, Jumat (22/5), juga terdapat pasien sembuh yakni AS (20) asal Simeuleu.

Sebelumnya, warga Aceh Tamiang kelima yang terjangkit corona ini, MUK (51), pada 18 Mei 2020 datang sendiri ke RSUD Aceh Tamiang karena mengalami gejala demam tinggi dan batuk usai pulang dari Medan, Sumatera Utara. Kemudian, ia dirapid test dan hasilnya reaktif. Dengan hasil itu, petugas mengambil sampel swab-nya untuk diperiksa di laboratorium Balitbangkes, Aceh Besar.

“Sesuai laporan Balitbangkes Aceh hari ini, MUK terkonfirmasi positif Covid-19. Oleh demikian ia tercatat sebagai kasus ke-19 penderita Covid-19 di Aceh,” ujar Juru Bicara Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani kepada Indonesiainside.id, Jumat (22/5) malam.

Sementara itu, pasien Covid-19 asal Kabupaten Simeulue, AS (20) didiagnosa bebas corona hari ini. AS merupakan santri Temboro dari klaster Magetan, Jawa Timur.

“Alhamdulillah, setelah sekitar 10 hari dirawat Tim Medis Covid-19 RSUDZA Banda Aceh, AS sudah negatif virus corona, dan bisa berkumpul lagi dengan keluarganya,” kata pria yang akrab disapa SAG itu.

Saat ini kasus positif Covid-19 di Aceh berjumlah 19 orang. Rinciannya, dua orang dalam perawatan di rumah sakit, 16 sembuh, dan satu orang meninggal dunia pada Maret 2020.

“Jumlah penderita Covid-19 di Aceh memang tidak sebanyak daerah lain. Kita tetap harus waspada dan mencegah penularannya di gampong-gampong supaya tidak terjadi lonjakan kasus usai hari raya nanti,” kata SAG.(PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here