Harga Emas Stabil, Daya Beli Masyarakat Aceh Meningkat Jelang Lebaran

Ilustrasi: Penjual melayani pembeli emas di kawasan Pasar Aceh, Kota Banda Aceh. Foto: Eko Deni Saputra/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Banda Aceh – Menjelang lebaran Idul Fitri harga emas murni di Banda Aceh hari ini terpantau bergerak stabil di posisi Rp817.000 per gram. Selain itu, tingkat pembeli perhiasan ini juga mengalami kenaikan.

“Harga emas hari ini per gramnya Rp817.000 atau per mayam Rp2.720.00 (3,3 gram) sudah termasuk ongkos buat. Harganya stabil tiga hari ini,” ujar pedagang emas di kawasan Pasar Aceh, Kota Banda Aceh, Murizal kepada Indonesiainside.id, Sabtu (23/5).

Dia menilai, harga emas dunia tidak bergerak begitu naik akibat disebabkan rupiah tengah menguat. Kemudian, ia menambahkan menjelang lebaran ini tren masyarakat Aceh untuk membeli perhiasan meningkat dibandingkan hari biasanya. Menurut dia, hal itu sudah lazim.

“Jelang lebaran ini, daya beli naik sekitar 70 persen. Biasanya, kebanyakan masyarakat Aceh memakai perhiasan di saat hari raya. Tapi, jika dibandingkan tahun lalu, daya beli masyarakat mengalami penurunan,” ungkapnya.

Sementara itu, harga emas berjangka mengalami kenaikan pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Hal ini karena meningkatnya ketegangan Amerika Serikat-Cina.

Ketegangan itu menambah kekhawatiran lambatnya pemulihan ekonomi global yang telah terhuyung-huyung akibat pandemi virus corona. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, menguat 13,6 dolar AS atau 0,79 persen, menjadi ditutup pada 1.735,50 dolar AS per ounce (28,35 gram).

Sehari sebelumnya, emas berjangka jatuh 30,2 dolar AS atau 1,72 persen. Harganya menjadi 1.721,9 dolar AS per ounce.(PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here