Tenaga Kesehatan Korban Penembakan KKB Diterbangkan ke Nabire

Proses evakuasi tenaga kesehatan korban penembakan KKB di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Sugapa – Alemanek Bagau, tenaga kesehatan korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Wandai, Kabupaten Intan Jaya, Papua diterbangkan ke Nabire, Sabtu (23/5).

“Alemanek Bagau, korban kritis diterbangkan dengan menggunakan Pesawat Smart Air dari Bandara Udara Sugapa, pukul 10.20 WIT. Selanjutnya korban dievakuasi ke RSUD Nabire dengan menggunakan mobil ambulance Satgas Covid-19,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol  Ahmad Mustofa Kamal, Sabtu (23/5).

Proses evakuasi, sambung Kamal, dipimpin langsung Kapolres Intan Jaya, AKBP Yuli Karre Pongbala bersama jajaran anggota Polri dan TNI dari lokasi kejadian. Lokasi yang jauh dan medan yang sulit menjadi salah satu hambatan proses evakuasi korban.

“Untuk menuju ke lokasi membutuhkan waktu kurang lebih 5 jam perjalanan darat, untungnya jalan bisa dilalui sehingga proses evakuasi korban bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Menurut Kamal, Distrik Wandai merupakan salah satu daerah terjauh di Kabupaten Intan Jaya. Jaringan telekomunikasi di Distrik Wandai belum tersedia, termasuk pos polisi untuk mengamankan wilayah tersebut.

Dari delapan distrik yang ada di Kabupaten Intan Jaya, kata Kamal, baru tiga distrik yang telah memiliki pos pengamanan pasukan TNI-Polri. Sedangkan lima distrik  lainnya yakni Distrik Tomasiga, Agisiga, Ugimba, Wandai dan Iyandoga, belum ada pos pengamanan TNI-Polri.

Mantan Wakapolresta Depok ini menambahkan, pihaknya masih menunggu kesepakatan pihak keluarga untuk pemakaman tenaga kesehatan korban penembakan di Kabupaten Intan Jaya. Sementara korban kritis telah mendapatkan perawatan medis di RSUD Nabire.

Sebelumnya, kelompok Kriminal Bersenjata kembali berulah di Papua. Kali ini, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Intan Jaya menjadi sasaran tembak kelompok tersebut saat mengantar obat-obatan di Distrik Wandai, Jumat (22/5).

Dua tenaga kesehatan tertembak dalam penyerangan itu, satu di antaranya meninggal dunia, sedangkan satu orang lainnya dinyatakan kritis. Korban tewas diketahui bernama Koni Somou dan korban kritis bernama Alemanek Bagau. (Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here