Tidak Pakai Masker di Sumsel Bakal Kena Denda hingga Rp500 Ribu

Ilustrasi orang menggunakan masker. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Palembang – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyiapkan peraturan gubernur (pergub) tentang protokol kesehatan penanganan COVID-19 di tempat umum termasuk sanksi jika warga tidak menggunakan masker.

Gubernur Sumsel Herman Deru di Palembang, Rabu (29/7) mengatakan, jika melanggar pergub tersebut maka diberlakukan sanksi berupa denda. Adapun besaran denda yang diberlakukan terendah Rp100.000 dan tertinggi Rp500.000.

Dalam pergub protokol kesehatan tersebut, berisi aturan lainnya termasuk jaga jarak (physical distancing).

“Mudah-mudahan awal Agustus, pergub sudah bisa diberlakukan di semua wilayah di Sumsel. Ini karena kami perlu verifikasi dari Kementerian Dalam Negeri untuk memberlakukan pergub itu,” kata dia.

Ia meyakini, pemberian sanksi denda ini akan efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi terutama menggunakan masker.

“Kalau menurut kajian, meskipun tidak dengan kesadaran paling tidak kena denda,” ujar dia.

Untuk sosialisasi pergub tersebut, akan dilakukan melalui media sosial. Sementara untuk pengawasan pelaksanaan pergub tersebut juga akan dikerahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP).

Saat ini Herman Deru menilai muncul kemasabodohan di masyarakat terhadap upaya penanggulangan penyebaran virus corona.

Oleh karena itu, lahirnya Pergub ini diharapkan dapat mendisiplinkan masyarakat terhadap protokol kesehatan penanganan COVID-19. (Ant/Msh)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here