Hindari Kerumunan Massa, Sekolah Fatih dan Teuku Nyak Arif Bagikan Daging Kurban Secara Langsung

Penyaluran daging kurban sekolah Teuku Nyak Arif dan Sekolah Fatih langsung ke masyarakat untuk menghindari kerumunan massa. Foto: Humas

Indonesiainside.id, Jakarta – Perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah kali ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena pandemi virus corona masih menerpa. Namun hal ini tidak menyurutkan semangat berkurban bagi umat Islam di pelosok tanah air.

Di tengah wabah yang melanda dunia, Indonesia serta khususnya Provinsi Aceh, Sekolah Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School dan Fatih Bilingual School tetap berusaha menunaikan anjuran agama yang tertuang pada QS Al-Kautsar ayat 2 mengenai berkurban.

“Alhamdulillah berkat dukungan seluruh bagian sekolah mulai dari siswa, guru, staf, orang tua dan alumni serta atas inayah Allah SWT, tahun ini diselenggarakan pemotongan dan pendistribusian daging kurban yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya,” kata Mustafa Cakallioglu, GM Teuku Nyak Arif Fatih School, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu(1/8).

Berbeda karena biasanya pembagian daging kurban berfokus di lingkungan sekitar sekolah yaitu di Lamnyong dan Lamlagang Kota Banda Aceh.

Tahun ini pendistribusian daging kurban diadakan secara sporadis dan langsung ke masyarakat yang membutuhkan dengan pertimbangan protokol kesehatan yaitu menghindari adanya kerumunan massa.

“Ini momentum berbagi ke masyarakat miskin dan yang terdampak Covid-19. Disalurkan secara langsung sehingga menghindari kerumunan massa,” tambahnya.

Dituturkannya, tahun ini penyelenggaraan kurban Idul Adha memiliki dampak sosial yang luas. Pembagian daging kurban terasa bagai hujan di tengah kemarau panjang di saat masyarakat membutuhkan dukungan moral dan pemenuhan nutrisi makanan.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here