Beberapa Wilayah di Temanggung Ini Diprediksi Bakal Mengalami Kekeringan

musim kemarau 2019
Beberapa daerah di Jawa Timur, mengalami kekeringan lahan pertanian. Foto: Surabayainside

Indonesiainside.id, Temanggung – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menyiapkan 7 juta liter atau 1.500 tangki air bersih untuk mengatasi daerah kekeringan pada musim kemarau tahun ini.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Djoko Prasetyono di Temanggung Minggu, mengatakan berdasarkan pengalaman pada musim kemarau 2019 di Temanggung ada 55 desa di 16 kecamatan yang mengalami kekeringan dan membutuhkan bantuan air bersih.

“Berdasarkan acuan tersebut, tahun ini kami juga menyiapkan anggaran yang sama seperti tahun lalu untuk menyalurkan sekitar 1.500 tangki air bersih bagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih pada musim kemarau ini,” katanya.

Sejumlah kecamatan yang wilayahnya mengalami kekeringan, antara lain Kandangan, Kaloran, Kranggan, Pringsurat, Jumo, Candiroto, Selopampang, Gemawang, Kledung, Tembarak dan Kecamatan Tlogomulyo.

“Hingga saat ini belum ada daerah yang meminta bantuan air bersih, namun kami sudah siap untuk mendistribusikan air bersih jika sewaktu-waktu dibutuhkan,” katanya.

Ia menyampaikan saat ini sudah memasuki musim kemarau, bagi masyarakat yang tinggal di daerah kekeringan untuk menyiapkan tandon air atau bak air.

“Termasuk tempat pendidikan atau instansi yang selalu kekurangan air bersih, diminta untuk menyiapkan tandon air,” katanya.

Menyinggung pandemi Covid-19 yang membutuhkan air untuk mencuci tangan, Djoko menuturkan pihaknya akan memperhatikan hal tersebut.

“Permasalahan kebutuhan air, khususnya untuk cuci tangan, akan kita adakan pemantauan bagaimana kebutuhan air bersih bisa terlayani untuk menunjang kebersihan utamanya mendukung kebiasaan masyarakat sering cuci tangan untuk mencegah penularan Covid-19,” katanya.(EP/ant)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here