Kematian Mahasiswi Unram Diduga Janggal, Polisi Bongkar Kembali Makamnya

Ilustrasi gantung diri. Foto: antara

Indonesiainside.id, Mataram – Ahli forensik dari kepolisian bersama Tim Dokter Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), melakukan autopsi jenazah mahasiswi korban gantung diri berinisial LNS. Autopsi ini dilakukan atas pengajuan keluarga yang curiga atas kematiannya.

Kecurigaan keluarga dan teman korban karena mahasiswi itu baru diterima S2 di Fakultas Hukum Unram.

“Jadi autopsi dilaksanakan karena ada pengajuan dari pihak keluarganya,” kata Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa, Senin (3/8).

Autopsi jenazah LNS dilaksanakan di areal Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karang Medain, Kota Mataram.

Nampak sejumlah relawan dari Unram turut membantu petugas pemakaman mengeluarkan jenazahnya dari dalam liang lahat.

Pihak keluarga didampingi kerabat korban dari Universitas Mataram juga hadir dalam proses autopsinya. Kehadiran mereka sebagai bentuk dukungan terhadap kasus LNS yang diduga tewas karena dibunuh, bukan gantung diri.

Pembongkaran makam hingga proses autopsi berjalan sejak pukul 09.00 Wita. Selesainya, sekitar pukul 11.30 Wita, ahli forensik meninggalkan areal pemakaman dengan membawa sejumlah barang hasil pemeriksaan.

Setelah semua proses autopsi selesai, keluarga beserta kerabat korban melakukan doa bersama di makam LNS. Karangan bunga nampak menghiasi pemakaman ulang LNS.

Dari proses autopsi ini, keluarga maupun kerabat korban berharap pihak kepolisian dapat menyibak fakta dibalik kasus penemuan jenazah LNS dalam kondisi gantung diri.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here