Satu Orang Meninggal dan 22 Ribu Orang Terdampak Banjir di Bolaang Mongondow Selatan  

Banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Provinsi Sulawesi Utara (AA)

Indonesiainside.id, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan satu orang meninggal dan sebanyak 22.655 orang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Provinsi Sulawesi Utara.  Banjir bandang terjadi pada Jumat setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur seluruh wilayah tersebut dan menyebabkan beberapa sungai besar meluap, sehingga air masuk ke pemukiman warga.

Kepala Pusat Data, Humas dan Komunikasi Bencana BNPB Raditya Jati mengatakan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan telah menetapkan status tanggap darurat bencana hingga 6 Agustus 2020 mendatang.  Ada tujuh kecamatan yang terdampak bencana ini, yakni Bolaang Uki, Helumono, Tomini, Posigadan, Pinolosian, Pinolisian Tengah, dan Pinolisian Timur.

Sebanyak 29 unit rumah hanyut, 64 unit rumah rusak berat, 5 unit jembatan rusak berat dan 5 ruas jalan rusak. “Hal itu sekaligus menyebabkan tiga kecamatan seperti Kecamatan Helumo, Kecamatan Tomini dan Kecamatan Posigadan terisolasi,”kata Raditya melalui keterangan pers, Senin (3/8).

BNPB akan menyalurkan bantuan kepada pengungsi pada Senin dan Selasa menggunakan pesawat dan helikopter dari Palangkaraya menuju Bandara Sam Ratulangi, Manado. Logistik yang dikirimkan terdiri dari 25 unit tenda keluarga, lima set tenda pengungsi, 125 unit kasur lipat, 1.000 lembar matras, 5.000 lembar selimut, perlengkapan bayi dan balita atau kidsware 200 paket dan sandang sebanyak 375 paket.

“Prioritas utama untuk tiga kecamatan yang terisolasi,” kata dia.

Menurut Raditya, sebagian besar air sudah surut hingga Minggu malam namun dapat kembali naik apabila hujan deras mengguyur wilayah Bolaang Mongondow Selatan.  Hujan masih sering turun sesuai perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

BNPB juga mengatakan perlu kesiapan terhadap ancaman banjir di wilayah lain mengingat curah hujan tinggi diperkirakan masih akan terjadi hingga Oktober 2020. (AA/NE)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here