BPBD Sulteng: Waspada Cuaca Ekstrem

Ilustrasi cuaca ekstrem. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah mengingatkan masyarakat, termasuk para nelayan di daerah itu untuk tetap waspada jika hendak turun melaut karena kondisi cuaca hingga kini masih ekstrem.

“Kita tidak tahu kapan musibah itu datang sehingga butuh yang namanya waspada,” kata Kepala BPBD Sulteng, Bartholomeus, Selasa(11/8).

Dalam kondisi cuaca yang ekstrem, sangat memungkinkan terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor karena dipicu curah hujan yang tinggi. Juga gelombang laut meningkat.

Karena itu, kata dia, nelayan harus hati-hati saat mencari ikan di laut, sebab ketika gelombang laut meningkat, ancaman pun sangat serius bagi diri sendiri.

Seperti yang terjadi pada seorang nelayan di Teluk Tomini yang hilang saat turun ke laut untuk menangkap ikan beberapa hari lalu dan sampai sekarang ini belum juga diketemukan oleh tim dari Basarnas.

Jika memang sudah diketahui bahwa gelombang di atas normal, lebih baik tunda dulu melaut, sebab sangat membahayakan bagi keselamatan jiwa.

Badan Meteorologi,Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sudah menginformasikan bahwa dalam beberapa hari terakhir maupun ke depan ini, Sulteng masih dilanda cuaca ekstrem.

Selain intensitas curah hujan meningkat, juga gelombang laut perlu diwaspadai.

Dampak dari cuaca ekstrem, kata dia, telah terjadi banjir bandang di sejumlah daerah di Sulteng.

Pada Sabtu (8/8), banjir bandang kembali menerjang Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, kabupaten Sigi yang mengakibatkan beberapa rumah hanyut, rusak berat dan ringan dan rata-rata warga mengungsi ke tempat yang aman karena permukiman mereka dilanda banjir dengan membawa berbagai material seperti batu-batu , dan kayu-kayu besar.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here