Lima Orang Tewas dalam Kecelakaan di Jalan Raya Jember-Banyuwangi

Indonesiainside.id, Surabaya – Polda Jawa Timur menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA) untuk membantu Polres Jember melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan yang menewaskan lima orang di Jalan Raya Jember-Banyuwangi di Desa Sempolan, Kabupaten Jember.

“Hari ini kami melakukan olah TKP dengan menggunakan TAA untuk melihat sebelum, sesaat, dan sesudah kecelakaan,” kata Kepala Kecelakaan Lalu-lintas Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jawa Timur, AKP Inggal Widya Perdana, di Kabupaten Jember, Jumat(14/8).

Metode TAA digunakan untuk mengetahui penyebab kecelakaan dan TAA juga bertujuan memperoleh kebenaran informasi dari kejadian kecelakaan lalu-lintas. TAA merupakan proses rekonstruksi kasus kecelakaan terjadi dan dilakukan untuk memperoleh informasi berupa kronologi, pola kejadian, informasi teknis, kondisi infrastruktur, kondisi pelaku kecelakaan baik secara fisik maupun mental.

“Hasil data yang ada akan kami olah dan data yang sudah diinput dalam metode TAA progresnya nanti bisa menghasilan video simulasi kecelakaan, sehingga bisa diketahui penyebab kecelakaan,” katanya.

Sementara Kepala Satuan Lalu-lintas Polres Jember, AKP Jimmy Manurung, mengatakan kedatangan Tim Polda Jawa Timur membantu melakukan olah TKP dan penyelidikan lanjutan kecelakaan di di Jalan Raya Jember-Banyuwangi KM 22.

Kronologi kecelakaan itu diduga rem blong pada truk Mitsubishi Fuso bernomor registrasi P 8525 UG bermuatan kedelai yang dikemudikan SY (52) dari arah Banyuwangi ke Jember, kemudian menabrak enam kendaraan roda dua dan satu truk kecil Mitsubishi Colt Diesel yang melaju dari arah berlawanan hingga terbalik di lokasi kejadian.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here