Penjual Emas Palsu di Bengkulu Positif Covid-19

Barang bukti
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Bengkulu, Kombes Pol Dedy Setyo Yudho Pranoto, bersama Kasubdit Indagsi, Kompol Novi Ari, saat melakukan ekspose perkara pengungkapan kasus penjualan emas palsu di Kota Bengkulu. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Bengkulu – Pemilik toko Permata Duty, berinisial IM (57) yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penjualan emas palsu di Bengkulu dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Sudarno, mengatakan bahwa tersangka saat ini menjalani penahanan di ruang isolasi khusus penanganan Covid-19.

“Benar, bahwa tersangka IM itu terkonfirmasi positif Covid-19. Kondisinya saat ini dalam keadaan baik, dan kita tahan di ruangan khusus dengan pengawalan anggota kepolisian,” ujarnya di Bengkulu, Senin (17/8).

Sudarno menuturkan, pihak kepolisian terpaksa menunda penyidikan kasus tersebut sampai nantinya Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu menyatakan tersangka sudah sembuh. Menurut dia, tersangka dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 beberapa hari setelah Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bengkulu melakukan pengungkapan perkara, Kamis (13/8) lalu.

Namun, lanjut Sudarno, tersangka sempat menjalani penahanan beberapa hari di Mapolda Bengkulu setelah ditetapkan sebagai tersangka. Ia menyatakan, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan tersangka tersebut tertular Covid-19 dari siapa, lantaran saat ini petugas masih berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu untuk menelusuri riwayat kontak tersangka.

Meskipun begitu, Sudarno memastikan bahwa pihak kepolisian sudah melakukan upaya guna mengantisipasi penularan dengan mensterilkan ruangan yang sempat dimasuki tersangka. “Tetapi kami pastikan tersangka selama 2×24 jam tetap dalam pengawasan anggota kepolisian dan proses sidik akan kembali dilanjutkan setelah tersangka dinyatakan sembuh,” paparnya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here