47 Ribu Peserta BPJS di Papua Berpotensi Terima Subsidi Upah

Indonesiainside.id, Jakarta – Sebanyak 47 ribu peserta yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) wilayah Papua dari sektor formal berpotensi menerima subsidi upah dari pemerintah.

I Ketut Arja Leksana Kepala BPJamsostek Cabang Papua Jayapura kepada Antara di Jayapura, Rabu, mengatakan pihaknya berharap pemberi kerja atau perusahaan dapat ikut proaktif membantu menginformasikan nomor rekening para peserta tersebut sesuai kriteria yang ditetapkan oleh pemerintah guna mempercepat proses pengumpulan informasi sekaligus pengkinian data peserta.

“Bantuan subsidi upah ini merupakan nilai tambah bagi pekerja yang terdaftar sebagai peserta aktif BPJamsostek, selain mendapatkan perlindungan dari risiko kerja dalam bentuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKm), dan Jaminan Pensiun (JP),” katanya.

Menurut I Ketut Arja, BPJamsostek juga mengimbau perusahaan yang belum tertib dalam pembayaran iuran, segera memenuhi kewajiban sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami mengimbau agar perusahaan melakukan validasi tenaga kerja dengan upah di bawah Rp5 juta yang terdaftar di BPJamsostek dan melaporkan nomor rekeningnya melalui aplikasi yang disiapkan oleh kami, sehingga pemberian Bantuan Subsidi Upah ini segera bisa disalurkan,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan akan memberikan subsidi kepada pekerja swasta yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) dengan ketentuan penerima subsidi adalah peserta BPJamsostek yang masih aktif, dengan upah di bawah Rp5 juta per bulan, berdasarkan data upah yang dilaporkan dan tercatat pada BPJamsostek.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here