Mabuk Tuak Banyak Bicara, Teman Ditebas Parang

kasus penganiayaan
Ilustrasi. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Praya
AYP (30), warga Desa Bunkate, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, tega menebas temannya sendiri menggunakan parang hingga lengan tangan korban nyaris putus dan kepalanya dijahit.

Pelaku diduga melakukan perbuatannya dibawah pengaruh minum keras (miras) dan kesat terhadap korban yang terlalu banyak bicara.

“Pelaku nekat melukai korban karena kesal dengan omongannya,” ujar Kapolsek Jonggat, AKP Putu Agus Indra Permana kepada wartawan, Selasa.

Kejadian yang menimpa korban bernama Sahim (45) warga Desa Puyung berawal saat bersama sedang minum-minuman miras jenis tuak.

Di mana korban menyuruh pelaku pulang karena tidak terima dengan suaranya yang keras, setelah itu pelaku pulang dan kembali di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan membawa senjata tajam dan langsung menebas kepala korban hingga sobek sebanyak dua kali.

Namun, pada tebasan kedua korban menghadang dengan tangannya, sehingga lengan korban nyaris putus.

“Akibat kejadian itu korban harus dirawat di Puskesmas Bunjeruk dan saat ini masih menjalani perawatan,” jelasnya.

Atas kejadian itu, pihaknya yang menerima informasinya dari masyarakat, langsung mengamankan pelaku di rumahnya bersama barang bukti sajam untuk proses hukum lebih lanjut.

“Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 351 KUHP ayat (1) dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” katanya.(EP/ant)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here