Sambut 10 Muharram, Masyarakat Muslim Kudus Bagikan Bubur Asyura

Indonesiainside.id, Kudus – Masyarakat Muslim di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terutama di kompleks Menara Kudus memiliki tradisi membuat bubur “asyura” untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar guna menyambut Hari Asyura atau 10 Muharram 1442 Hijriah.

Pembuatan bubur “asyura” yang diinisiasi oleh Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus itu, dilakukan di rumah salah seorang warga Desa Kauman, Kecamatan Kota, Kudus, dengan melibatkan puluhan warga setempat, Jumat (28/8).

Menurut juru masak bubur asyura Muflichah di Kudus, tradisi pembuatan bubur “asyura” memang sudah turun temurun, termasuk di kompleks Menara Kudus sudah ada sejak lama.

Bahan-bahan yang digunakan dalam membuat bubur “asyura” tersebut, dimungkinkan berbeda-beda untuk masing-masing daerah, sedangkan di kompleks Menara Kudus menggunakan sembilan bahan berbeda.

Adapun bahan baku yang digunakan untuk membuat bubur asyura, kata dia, ada sembilan macam, yakni beras, jagung, kacang hijau, kacang kedelai, kacang tolo, ketela pohon, kacang tanah, pisang dan ubi jalar.

Sementara bumbu-bumbuan yang dipakai, yakni bumbu gulai, daun pandan, serai, kayu manis, dan garam.

Pembuatannya diperkirakan membutuhkan waktu selama tiga jam lebih sebelum disajikan untuk dibagikan kepada masyarakat.

Pada tahun ini, kata dia, bubur yang disiapkan sebanyak 1.050 porsi bubur.

Sebagian bubur yang dibuat, dibagikan kepada masyarakat sekitar, sedangkan sebagian lagi disiapkan untuk peserta barzanji.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here