Jual Beli Ikan Hiu di Manggarai Barat Turun Drastis

Indonesiainside.id, Kupang – Jumlah ikan hiu yang diperdagangkan di Kabupaten Manggarai Barat, Pulau Flores, menurun drastis selama September 2019 hingga Juni 2020.

“Selama kurun waktu ini ikan hiu yang didaratkan dan diperdagangkan di Manggarai Barat rata-rata 19 ekor atau menurun sangat signifikan dibandingkan pada 2017 yang mencapai 188 ekor per bulan,” kata Andi Amuntoda Kepala Cabang DKP NTT wilayah Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dalam keterangannya yang diterima di Kupang, Sabtu(29/8).

Ia mengatakan, fenomena perdagangan ikan hiu ini diketahui berdasarkan hasil pendataan WWF Indonesia pada tempat pelelangan ikan di Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat.

Meskipun menurun drastis, kata Andi, namun masih ada yang diperdagangkan sehingga ini menunjukkan aktivitas penangkapan ikan hitu sebagai spesies laut yang dilindungi di Manggarai Barat masih marak terjadi.

Ia berharap, dengan adanya Peraturan Bupati Manggarai Barat Nomor 18 tahun 2019 tentang perlindungan keanekaragaman hayati ikan hiu dan pari manta sebagai daya tarik wisata dapat menekan bahkan menghentikan penangkapan spesis yang dilindungi ini.

“Keberadaan ikan hiu dan pari manta dapat menjadi daya tarik wisata perairan yang mampu menarik wisatawan untuk datang ke Labuan Bajo selain wisata Komodo di Taman Nasional Komodo,” katanya.

Lebih lanjut, Andi Amuntoda menjelaskan, sebagai tindak lanjut peraturan bupati tersebut, pihaknya bersama berbagai pihak terkait telah melakukan diskusi terfokus untuk menyusun petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis untuk mengimplementasikan peraturan tersebut.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here