Lagi PDKT Gadis Cantik, Anggota Polisi Kena Bogem Mentah

kasus penganiayaan
Ilustrasi. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Palangka Raya – Seorang anggota polisi, Bripda Geovanni Jakatan Peta (20) yang juga anggota Direktorat Samapta Polda Kalteng terkena ‘bogem mentah’ kala membelikan makanan untuk gadis kenalannya.

Ia dipukul oleh pemuda berinisial NOP (19) warga Desa Pundu Senjaya, Kelurahan Pundu Senjaya Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah yang mengaku sebagai pacar gadis itu. Kini NOP harus masuk sel akibat tuduhan melakukan penganiayaan.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri melalui Kepala Unit Sentral Pelayanan Kepolisian terpadu (SPKT) polres setempat Aiptu Hasan Virdies mengatakan, NOP diamankan karena diduga melakukan pemukulan terhadap anggota Polri yakni Bripda Geovanni Jakatan Peta secara tiba-tiba di Jalan Beliang Kota Palangka Raya Senin (28/9) sekitar pukul 23.00 WIB.

“Kini yang bersangkutan sudah diamankan di Sel Mapolresta Palangka Raya, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu,” kata Hasan, Selasa, dilansir Antara.  

Ia mengungkapkan, peristiwa tersebut berawal saat Bripda Geovanni menerima pesan singkat di handphone pribadinya dari gadis bernama Yetri (19). Gadis cantik itu meminta Geovanni untuk membelikan makanan dan disanggupi apa yang diinginkan Yetri.

Namun naas, saat tiba di tempat tinggal Yetri untuk mengantarkan makanan, tiba-tiba pelaku yang mengaku sebagai kekasih Yetri muncul dan marah-marah kepada korban yang dinilai hendak merebut pacarnya, seraya melayangkan bogem mentah dengan tangan kirinya hingga mengenai bagian mata sebelah kiri korban.

“Dari peristiwa itu korban mengalami luka lebam dibagian mata sebelah kiri dan langsung melapor ke SPKT Polresta Palangka Raya,” ucapnya.

Hingga saat ini kasus ini masih didalami oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal untuk mengetahui cerita yang sebenarnya.

“Pelaku kini masih menjalani pemeriksaan intensif, kami juga minta keterangan beberapa orang saksi serta keterangan korban atas peristiwa itu,” katanya.(EP)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here