Habiskan Rp25 M, Hampir Dua Tahun Pembangunan RS Batua Makassar Mangkrak

Badan Anggaran DPRD Makassar sempat menyinggung soal RS Batua yang mangkrak hampir dua tahun. Banggar menyindir belum adanya progres dari proyek ini, padahal telah menyedot lebih dari Rp 25 miliar.

indonesiainside.id, Makassar – Badan Anggaran DPRD Makassar sempat menyinggung soal RS Batua yang mangkrak hampir dua tahun. Banggar menyindir belum adanya progres dari proyek ini, padahal telah menyedot lebih dari Rp 25 miliar.

“Kenapa RS Batua tidak menjadi prioritas. Padahal RS ini sangat urgen apalagi di tengah pandemi,” ujar Jubir Banggar DPRD Makassar Mario David akhir pekan lalu.

Menurut Mario, masyarakat sudah menantikan beroperasinya RS Batua. Sebagai rumah sakit tipe c milik pemkot, perannya akan sangat sentral. Terutama untuk melayani masyarakat kalangan bawah.

Mario menyesalkan pemkot yang tak punya skala prioritas. Ia juga turut mempertanyakan mangkraknya proyek publik itu.

“Harusnya ini jadi prioritas. Karena sudah sangat dibutuhkan masyarakat,” katanya.

RS Batua mangkrak sejak setahun lebih. Proyek ini dikerjakan oleh PT Sultana Nugraha, dengan menggunakan pagu anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2018 senilai Rp 25,5 miliar. Dinas Kesehatan Kota Makassar bertindak selaku pengelola pagu anggaran puluhan miliar tersebut.

Tampak di lokasi proyek hanya menyelesaikan tiang tiang penyangga. Progres proyek baru mencapai 30 persen. Namun kabarnya seluruh anggaran sudah habis terpakai. Proyek ini digulir di akhir kepemimpinan Wali Kota Danny Pomanto.

Di lokasi juga tampak bangunan sudah dipenuhi pepohonan liar dan semak belukar. Menurut warga setempat sudah setahun lebih tak ada kegiatan pembangunan.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here