Bea Cukai Riau Tangkap Dua Kapal Penyelundup, Bawang hingga Ban Bekas dari Malaysia Diamankan

Kapal penyelundup diamankan. Foto: Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Di masa pandemi covid-19, petugas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Riau terus melakukan penindakan terhadap para sindikat penyelundup barang-barang ilegal.

Dalam waktu sepekan, Kanwil DJBC Riau bersama jajaran berhasil menangkap dua kapal penyelundup yang berlayar dari Malaysia. Berbagai barang tanpa pabean, mulai dari bawang hingga ban bekas yang akan diselundupkan ke Riau diamankan.

Penangkapan pertama dilakukan pada 30 September 2020 lalu. Tim Patroli BC 10010 berhasil mengamankan satu unit kapal tanpa nama di Perairan Kedabu Rapat, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti. Kapal digerebek dalam kondisi kandas.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Riau, Agung Saptono, mengungkapkan, dalam penggerebekan, nahkoda dan para anak buah kapal (ABK) berhasil melarikan diri. Diduga kedatangan petugas bea cukai telah tercium oleh para pelaku.

“Setelah dilakukan penggeledahan, kita berhasil menemukan barang bukti barang campuran berupa bawang merah, bawang putih, kecap, sarden, ban, tali plastik dan lainnya. Jumlahnya masih dilakukan pencacahan (penghitungan),” ungkap Agung, Rabu (7/10).

Selain menemukan barang-barang yang tanpa dilengkapi dengan cukai, petugas juga menemukan bendera Malaysia di dalam kapal. Diduga kuat, kapal sengaja digunakan untuk menyelundupkan barang ilegal dari Negeri Jiran.

Selain itu, pada Senin (5/10), Bea Cukai Dumai bersama Kanwil DJBC Riau dan Tim Patroli Laut Kanwil Khusus DJBC Kepulauan Riau, juga kembali menggagalkan penyeludupan barang ilegal dari Malaysia saat melakukan patroli laut dengan sandi “Patroli Laut Jaring Sriwijaya”.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here