KKB Lakukan Teror Penembakan 23 Kali Sepanjang 2020

Kepala Kepolisian Daerah Papua, Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Timika – Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw mengatakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Kabupaten Intan Jaya telah melakukan sedikitnya 23 kali teror penembakan dan kasus-kasus kekerasan lainnya sepanjang 2020.

Irjen Pol Paulus menegaskan, banyaknya aksi kekerasan yang dilakukan oleh KKB di wilayah Intan Jaya itu menunjukan bahwa KKB paling banyak melakukan pelanggaran terhadap hak asasi manusia (HAM).

“Orang selalu menyalahkan aparat melakukan pelanggaran HAM, HAM yang mana. Justru merekalah yang melanggar HAM jauh lebih parah. Tukang ojek dibantai, pedagang dibunuh, petugas kemanusiaan yang urus COVID-19 dibantai, belum termasuk anggota TNI dan Polri yang dibunuh,” kata Irjen Paulus di Timika, Sabtu (10/10).

Berdasarkan laporan intelijen, sejak Oktober 2019 sejumlah kelompok KKB mulai bergeser dari wilayah timur Intan Jaya seperti dari Puncak Ilaga, Puncak Jaya, Tolikara bahkan Lanny Jaya ke wilayah sekitar Sugapa, bahkan sebagian dari kelompok itu sempat memasuki wilayah Tembagapura Mimika pada bulan Februari 2020.

“Mereka semua bergabung memasuki wilayah itu untuk menyiapkan logistik yang akan mereka siapkan untuk bertempur di wilayah Tembagapura yang mereka nyatakan sebagai medan perang, tetapi juga mereka terus mencari amunisi dan senjata api yang mereka rampas dari anggota kita. Kejadian penyerangan Koramil Persiapan Hitadipa beberapa waktu lalu ada kaitannya dengan kepentingan untuk merampas senjata api dan amunisi,” kata Kapolda.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here