Polisi Imbau Anak-Anak SD dan SMP Nggak Usah Ikutan Demo UU Ciptaker

Aksi mahasiswa menolak UU Cipta Kerja di sekitar Monas. Foto: Suandri Ansah/Indonesia Inside

Indonesiainside.id, Pontianak – Pihak kepolisian di Kalimantan Barat (Kalbar) mengimbau para pelajar SD hingga SMA sederajat di daerah ini tidak perlu ikut-ikutan berdemonstrasi.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes (Pol) Donny Charles Go mengimbau kepada para kepala sekolah mulai tingkat SD hingga SMA sederajat atau pun pihak orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka agar tidak ikut-ikutan demo, Kamis (15/10) besok.

“Selain aksi demo tersebut berbahaya, juga pesertanya rawan terpapar Covid-19, sehingga kami minta semua pihak agar masing-masing mengawasi anak-anaknya agar tidak ikut-ikutan demo besok,” kata Donny Charles Go, di Pontianak, Rabu(14/10).

Dia menjelaskan, pihaknya tidak alergi dengan aksi demo ataupun unjuk rasa, tetapi khusus anak-anak memang dilarang, apalagi saat ini kasus wabah Covid-19 masih terus meningkat, sehingga mari bersama-sama ikut mencegah penyebarannya dengan tidak melakukan aksi pengumpulan massa, seperti aksi demo tersebut.

“Kalau pun ada yang melakukan demo, kami akan selalu siap mengamankannya, apalagi kalau demo dilakukan dengan tertib dan menaati protokol kesehatan, maka kami siap mengamankannya,” kata Donny.

Dalam mencegah, agar tidak terulang lagi ada pelajar baik tingkat SD hingga SMA yang ikut-ikutan demo, Polda Kalbar sudah menyurati Diknasbud Kota Pontianak dan Provinsi Kalbar, agar juga menyurati para kepala sekolah supaya lebih ketat melakukan pengawasan sehingga anak-anak jangan sampai ikut demo di musim pandemi Covid-19, kata Kabid Humas Polda Kalbar.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here