Tidak Disipilin, Klaster Industri Dorong Karawang Kembali Masuk ke Zona Merah

Aktivitas pekerja dalam proses produksi TV
Aktivitas pekerja dalam proses produksi TV di industri elektronika. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Karawang – Tingginya penularan virus corona di klaster industri mendorong Karawang kembali masuk ke zona merah dalam peta risiko penularan Covid-19. Padahal sebelumnya Karawang sempat menjadi zona oranye, tapi sekarang berstatus zona merah lagi karena warga tidak disiplin.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Fitra Hergyana, mengatakan, faktor utama yang menyebabkan wilayah Karawang kembali masuk ke zona merah adalah tingginya persebaran virus corona di klaster industri. Oleh karena itu, dia menekankan pentingnya pelaku industri lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Dia juga kembali mengimbau seluruh warga untuk mematuhi protokol pencegahan Covid-19 karena sebagian warga kini mulai mengabaikannya. “Sebagai contoh, pada awal ada corona semua jaga jarak. Tapi sekarang, di beberapa titik wilayah perkotaan banyak yang nongkrong. Mereka tidak memakai masker,” kata Fitra Hergyana di Karawang, Rabu (14/10).

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Karawang Yayuk Sri Rahayu mengatakan bahwa klaster penularan Covid-19 di sektor industri meliputi 86 perusahaan.

“Kasus positif Covid-19 di Karawang cukup tinggi. Penyumbang terbesarnya itu dari klaster industri yang cukup banyak,” kata dia.

Menurut data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karawang, hingga Selasa (13/10) jumlah akumulatif pasien Covid-19 di Karawang sebanyak 963 orang dengan perincian 743 orang sudah sembuh, 35 orang meninggal dunia, dan 185 orang masih dalam perawatan. (Aza/Ant)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here