DPRD Palopo: Media Kurang Kritis, Tidak Berani karena Kerja Sama Pemerintah

Ilustrasi.

Indonesiainside.id, Denpasar – Anggota Komisi I DPRD Kota Palopo Aris Munandar mengkritik peran media karena tidak kritis lagi terhadap kebijakan pemerintah setempat. Kerja sama antara media dan pemerintah kota (Pemkot) dinilai sebagai penyebab tumpulnya peran kontrol dari media.

“Media masih kurang kritis terhadap kebijakan pemkot. Mereka tidak berani mengkritik karena masih ada kerja sama dengan pemerintah,” kata Aris Munandar saat melakukan studi banding ke Pemkot Denpasar, Bali, Jumat (16/10).

Komisi I DPRD Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, melakukan studi banding Bali dalam upaya mendapatkan informasi terkait manajemen dan strategi kehumasan serta kerja sama kemitraan dengan media.

Rombongan tersebut dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kota Palopo Efendi Sarapang didampingi Sekretaris Muhammad Mahdi dan anggotanya Aris Munandar. Mereka diterima Kabag Humas dan Protokol Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Efendi Sarapang menyampaikan tujuan kunjungan yang untuk mengetahui manajemen dan strategi pengelolaan kehumasan dan kerja sama dengan mitra media massa, sebab di daerahnya saat ini pengelolaan kehumasan belum optimal.

“Kami datang ke sini ingin secara dekat mendapatkan informasi dalam pengelolaan manajemen dan strategi kehumasan. Sebab dari informasi melalui media, pengelolaan humas di Denpasar sangat baik,” katanya.

Dia menyebutkan Pemerintah Kota Palopo mengalokasikan dana sebesar Rp1,6 miliar untuk mengelola kehumasan, termasuk salah satunya mengelola stasiun televisi lokal milik Pemkot Palopo.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here