Kepulauan Mentawai Diguncang Dua Kali Gempa Magnitudo 5,6 dan 5,7

Ilustrasi gempa bumi. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Kepulauan Mentawai Sumatera Barat diguncang dua kali gempa tektonik dalam waktu berdekatan dengan magnitudo di atas 5,0, pada Senin (19/10).

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Rahmat Triyono dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin, mengatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Dia menjelaskan, gempa terjadi pada pukul 14.31.30 WIB dan pukul 14.47.22 WIB di wilayah Pagai Selatan. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa memiliki parameter update dengan magnitudo 5,6 dan 5,7.

Episenter terletak pada koordinat 3,36 LS – 100,29 BT dan 3,31 LS – 100,40 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak sekitar 33 km arah Barat Daya Pulau Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada kedalaman 13 km dan 17 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng di Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa tersebut memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” katanya.

Guncangan gempa dirasakan di daerah Padang, Painan, Mentawai, Mukomuko pada skala II-III MMI yaitu getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu.

Guncangan gempa juga terasa di Kota Bengkulu, Kepahiang, Bengkulu Utara pada skala I-II MMI dimana getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here