Tidak Ada Kecamatan yang Hijau di Kabupaten Agam

Indonesiainside.id, Padang – Warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat yang terkonfirmasi terinfeksi COVID-19 mendekati 1.000 orang pada Senin (19/10) sore.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Agam, Martias Wanto di Lubukbasung, Selasa, mengatakan 950 orang yang terinfeksi corona jenis baru itu tersebar di 16 kecamatan atau seluruh kecamatan daerah itu.

“Ini data yang kita peroleh dari Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso,” katanya.

Ia mengatakan warga meninggal dunia tercatat 12 orang, konfirmasi positif 347 orang yang dirawat di rumah sakit 26 orang, karantina 20 orang dan isolasi mandiri 304 orang.

Sedangkan penderita 86 orang, kemungkinan positif dua orang, kontak erat 533 orang dan sembuh 889 orang.

“Pasien sembuh itu setelah hasil usapnya negatif dua kali secara berturut-turut,” katanya.

Untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19, tambahnya Pemkab Agam melarang warga menggelar pesta pernikahan karena penyebaran terbanyak pada pesta pernikahan.

Selain itu, melakukan tes usap bagi seluruh aparatur sipil negara di daerah itu secara massal.

“Tes usap bagi aparatur sipil negara itu telah diadakan semenjak beberapa bulan lalu dalam memutus mata rantai COVID-19,” katanya.

Martias mengimbau warga untuk tetap menerapkan protokoler kesehatan dengan cara mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here