BMKG: Waspada Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Wilayah Jatim

Ilustrasi cuaca hujan. Foto: antara

Indonesiainside.id, Surabaya – Sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur berpotensi dilanda hujan lebat disertai petir dan angin kencang dalam beberapa pekan ke depan akibat anomali iklim La Nina.

“Anomali iklim La Nina menyebabkan awal musim hujan lebih awal dan terjadi peningkatan curah hujan di atas normal atau lebih dari 25 persen,” kata Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda I Wayan Mustika saat temu media di Kantor BMKG Juanda, dikutip Rabu(21/10).

Beberapa wilayah di Jawa Timur yang terdampak anomali iklim La Nina masing-masing Kabupaten/Kota Malang, Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Banyuwangi, dan Trenggalek.

“Selain itu juga ada Kota Batu, Kabupaten Jember, Jombang, Nganjuk, Kabupaten/Kota Madiun, Magetan, Kabupaten/Kota Blitar, Kabupaten/Kota Pasuruan, Bondowoso, Situbondo, Kabupaten/Kota Mojokerto, Kabupaten Pacitan, dan Ngawi,” katanya.

Ia mengatakan, selain anomali iklim La Nina, juga terdapat beberapa gangguan atmosfer lain yang mempengaruhi peningkatan curah hujan seperti Madden Julian Oscillation (MJO).

“MJO ini akan meningkatkan intensitas hujan yang lebat dengan disertai kilat atau petir dan angin kencang,” ujarnya.

Ia mengatakan perlu diwaspadai gelombang tinggi untuk beberapa hari ke depan yaitu di perairan selatan Jawa Timur dan Samudera Hindia, selatan Jawa Timur dengan ketinggian gelombang yang mencapai 3,5 meter.

“Selain itu itu juga diperkirakan terjadi cuaca buruk di wilayah laut Jawa bagian utara Bawean, laut Jawa bagian selatan Bawean, perairan Tuban Lamongan, perairan Gresik-Surabaya, perairan Kepulauan Sapudi dan perairan Kepulauan Kangean,” ucapnya.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here