Pegiat LSM Tewas Terkena Gulungan Kayu Layang-Layang Saat Jogging

Gulungan kayu benang layang-layang

Indonesiainside.id, Jakarta – Polisi menjelaskan kasus kematian seorang pria pengiat lembaga swadaya masyarakat (LSM) di halaman sebuah rumah kos di Kelurahan Ngantru, Trenggalek saat jogging. Dari hasil penyelidikan pria itu tewas karena terbentur palang kayu gulungan benang layang-layang di Desa Ngantru Trenggalek, Jawa Timur.

“Korban meninggal saat jogging di sekitar rumah saudaranya di Kelurahan Ngantru dan pada saat bersamaan ada anak kecil bermain layang-layang yang gulungan benangnya terlepas mengenai kepala bagian belakang,” kata Kasat Reskrim Polres Trenggalek AKP Tatar Hernawan di Trenggalek, Selasa (20/10).

Kasus kematian pria paruh baya bernama Agus Saiful, warga Desa Sumbergedong Trenggalek ini sempat membuat warga setempat gempar.

Pasalnya, terdapat luka robek menganga seperti bekas pukulan benda tumpul pada kepala bagian belakang. Korban dikira korban pembunuhan.

Namun setelah polisi mendatangi tempat kejadian perkara dan menyelidiki saksi-saksi, diperoleh petunjuk bahwa Agus tewas terkena hantaman kayu gulungan benang (senar) layang-layang.

Gulungan senar tersebut terbuat dari kayu yang berbentuk seperti tanda plus.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara kematian penggiat LSM, Agus Saiful di Tulungagung, Selasa (2 0/10/2020) (Ist)

Kecelakaan terjadi saat seorang anak berusaha menarik benang plastik (senar) dari layang-layang jenis bapangan yang putus.

Bocah yang tidak disebut namanya mencoba menarik benang plastik itu dengan menggunakan rangkaian dua kayu pendek membentuk tanda plus.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here