Warga Flores Timur Diminta Waspadai Tanah Longsor

Ilustrasi - Titik longsor di wilayah Kabupaten Manggarai Barat. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Kupang – Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur mengimbau warga di kota Larantuka mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor atau banjir bandang saat musim hujan.

“Kami khawatirkan kalau hujan dengan intensitas tinggi di Larantuka nanti akan berdampak buruk pada kota ini. Hal ini karena sejumlah pepohonan di puncak Gunung (Ile) Mandiri pernah terbakar tahun lalu,” kata Kepala Pelaksana BPBD Flotim Alfonsus Betan saat dihubungi dari Kupang, Kamis.

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan potensi bencana hidrometeorologi di kabupaten itu dan upaya yang dilakukan oleh pemda untuk mengatasinya.

Ia mengatakan pada 2019 sempat terjadi kebakaran hutan di puncak Ile Mandiri. Kebakaran ini menghanguskan sekitar 150 hektare lahan hutan sehingga mengakibatkan hutan di gunung itu gundul.

Pihaknya mengkhawatirkan dengan adanya ancaman La Lina pada tahun 2020 ini akan ada peningkatan curah hujan di daerah itu yang berdampak pada bencana alam.

“Oleh karena itu kami imbau agar masyarakat tetap berhati-hati. Talud penahan aliran air memang sudah ada namun kita takutkan nanti airnya menyebar,” tutur dia.

Alfons menambahkan pihaknya baru mulai merencanakan untuk melakukan penanaman anak pohon di lahan yang terbakar itu. Namun hal ini baru bisa dilakukan pada 2021.

“Tahun ini kami sudah bekerja sama dengan Lingkungan Hidup untuk anggarkan di tahun 2021. Penyusunan rencana kerjanya masih digodok lagi, namun sudah pasti tahun depan akan kami lakukan reboisasi,” tutur dia.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here