Mulai Tahun Depan Sampah di Kawasan Komersil Palembang Tidak Akan Diangkut DLHK

Tempat pembuangan sampah. Foto: antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DLHK) Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan mulai 2021 menghentikan pengangkutan sampah dari kawasan komersil seperti pasar dan mal untuk mengurangi beban armada pengangkut.

Kepala DLHK Kota Palembang Alex Fernandus, di Palembang Minggu mengatakan kebijakan tersebut mengacu pada revisi Peraturan Daerah (Perda) Kota Palembang Nomor 3 Tahun 2015 tentang sampah di mana terdapat perubahan klasifikasi jenis sampah yang diangkut.

“Kami sedang menyiapkan aturan teknisnya lewat Peraturan wali kota (Perwali), nanti mal dan areal bisnis buang sampah sendiri,” ujarnya.

Menurut dia lebih dari 40 persen dari total rata-rata 1.200 ton sampah yang diangkut setiap hari berasal dari area komersil seperti pasar tradisional, mal, minimarket dan kawasan pertokoan.

Padahal armada mobil pengangkut yang tersedia hanya 90 unit dari 200 unit kebutuhan ideal, akibatnya pengangkutan sampah tidak maksimal dan kerap menimbulkan tumpukan di berbagai tempat pembuangan sementara (TPS).

Oleh karena itu pihak mal, pasar tradisional, minimarket dan area pertokoan dapat menyiapkan TPS serta armada pengangkutnya sendiri agar armada DLHK Palembang dapat menanggulangi pengangkutan sampah rumah tangga.

“Prosedurnya DLHK hanya mengangkut sampah rumah tangga dari TPS ke TPA, bukan sampah dari area komersil maupun sampah-sampah liar di pinggir jalan,” tambahnya.

Ia berharap pengelola kawasan komersil mulai menyiapkan fasilitas dan bila perlu membuat inovasi dalam pengelolaan sampah agar tidak menjadi permasalahan ketika DLHK menghentikan pengangkutan.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here