Seorang PNS Dilaporkan Mantan Istri Sirinya Karena Buku Nikah Curian

Buku nikah. Foto: antara

Indonesiainside.id, Simpang Empat – Seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) berinisial R
dilaporkan seorang anggota TNI Pasaman Poniman dan mantan istrinya I ke Polres Pasaman Barat.

Hal ini karena mereka menemukan tiga buah buku nikah dengan nomor seri SB 5663986 warna hijau, nomor seri AH 0122637 warna hijau, dan nomor seri AH 0122647 warna cokelat, salah satunya nomor seri SB 5663986 telah dilaporkan hilang dicuri dari Kantor Kemenag Pasaman Barat pada 2017.

Buku itu telah ditulis dan diisi oleh yang bersangkutan R atas namanya sendiri, diduga untuk menikah siri.

Namun R balik membantah telah menggunakan buku nikah curian dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat. R mengaku mendapatkan buku itu dari pensiunan KUA Bonjol.

“Saya memperoleh buku nikah itu dari salah seorang pensiunan di KUA Bonjol berinisial ZA, karena kami menjalani nikah siri sambil menunggu nikah secara resmi menurut undang-undang,” kata R, didampingi penasihat hukumnya Deni Syahputra, di Simpang Empat, Ahad(25/10).

Menurut dia, saat ia menjalani nikah siri dengan seorang perempuan inisial TJ pada awal Maret 2020 saat itu sedang maraknya COVID-19.

Ketika mengurus nikah, diperoleh buku nikah sementara dari ZA. Buku nikah itu, lalu diisi sebagai pegangan, namun sadar hal itu tidak benar maka buku nikah itu tidak diisi penuh dan hanya sebagai pegangan.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here