Libur Panjang Usai, Cianjur Bukukan Rekor Penularan Harian Covid-19

Kepadatan jalur Puncak, Bogor, saat libur panjang Maulid Nabi. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Cianjur – Masa libur panjang minggu lalu membawa dampak pada penularan Covid-19 di sejumlah daerah. Angka penularan meningkat selepas masa libur panjang usai.

Seperti yang disampaikan di Dinas Kesehatan Cianjur, Jawa Barat mencatat penularan pasien positif COVID-19 harian tertinggi di daerah itu sepanjang pandemi terjadi dalam dua hari terakhir setelah libur panjang. Total 63 orang pasien yang tercatat.

“Sehingga jumlah total pasien positif yang menjalani perawatan dan isolasi di daerah setempat mencapai 167 orang,” kata Juru Bicara Pusat Informasi dan Kordinasi COVID-19 Cianjur dr Yusman Faisal saat dihubungi, Selasa(3/11).

Hal itu diketahui setelah dilakukan tes cepat dan usap (RT-PCR) di sejumlah titik, termasuk di kantor pemerintahan dan perkampungan warga.

“Hari ini, jumlahnya cukup mengejutkan dan ini temuan tertinggi di Cianjur, ditemukan 63 orang warga positif COVID-19, sebagian besar menjalani perawatan di Vila Ciherang dan RSUD Cianjur. Diduga mereka tertular dari pasien yang sudah positif COVID-19,” katanya.

Tingginya angka penularan tersebut, membuat Dinas Kesehatan Cianjur kini menggencarkan penelusuran untuk memutus rantai penyebaran, termasuk melakukan tes cepat dan usap terhadap warga atau keluarga yang sempat berkontak langsung dengan pasien positif

“Temuan hari ini, merupakan rekor tertinggi yang biasanya laporan per hari hanya 10 orang dari sejumlah wilayah di Cianjur, setelah dilakukan RT-PCR,” ujarnya.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here