Gunung Merapi Level Siaga, Destinasi Wisata Ditutup Sementara

semburan awan panas
Ilustrasi Gunung Merapi meluncurkan awan panas. Foto: Istimewa

Indonesiainisde.id, Jakarta – Sejumlah destinasi wisata di sekitar Gunung Merapi, Yogyakarta tutup sementara seiring meningkatnya aktivitas gunung api tersebut menjadi level Siaga.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Biwara Yuswantana mengatakan tempat-tempat wisata yang ditutup masuk dalam zona rawan terdampak potensi guguran lava dan awan panas Merapi.

Beberapa di antaranya yakni Bungker Kaliadem, Bukit Klangon, Kinahrejo, dan makam Mbah Maridjan.

“Objek yang berada dalam radius 5 kilometer dari puncak ditutup sementara,” kata Birawa kepada Anadolu Agency, dikutip Sabtu (7/11).

Selain itu, pendaki gunung telah dilarang ke area puncak sejak Gunung Merapi berstatus Waspada.

Aktivitas penambangan di sungai yang berhulu dari Merapi juga dilarang untuk sementara waktu.

Biwara mengatakan BPBD akan terus memantau aktivitas Gunung Merapi berdasarkan informasi dari Balai Penyeledikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) untuk kepentingan mitigasi bencana.

Ratusan warga yang berada di desa-desa rawan terdampak di Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten mulai dievakuasi hari ini.

Warga yang dievakuasi merupakan kelompok rentan seperti lanjut usia, ibu hamil dan menyusui, balita dan anak-anak, serta penyandang disabilitas.

Pada Kamis, BPPTKG menyatakan aktivitas vulkanik Merapi terus meningkatdan dapat memicu proses ekstrusi magma secara cepat atau letusan eksplosif.

Potensi ancaman bahaya berupa guguran lava, lontaran material dan awan panas diprediksi mencapai 5 kilometer. (aa/msh)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here