Ribuan Obat Terlarang dan Aneka Minuman Keras Disita Satpol PP dari Warung Depot Jamu

Ribuan obat terlarang dan minuman keras yang disita Satpol PP Cianjur. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Seribuan butir obat terlarang, ratusan botol minuman keras dan oplosan disita Satpol PP Cianjur, Jawa Barat dari sejumlah warung berkedok depot jamu dan apotik tanpa izin di wilayah Cianjur timur dan utara, setelah mendapat laporan dari warga yang curiga dengan kegiatan di warung tersebut.

Kepala Bidang Penegak Perda Tribumtransmas Satpol PP Cianjur Tulus Budiono saat dihubungi, Senin, mengatakan razia digelar secara acak di sejumlah titik mulai dari Kecamatan Cianjur, Cilaku, Gekbrong, Cugenang dan Cibeber yang dilaporkan warga masih menjual minuman keras dan obat terlarang.

“Petugas berhasil mengamankan 1.300 butir obat terlarang daftar G, 148 botol minuman keras berbagai merek, dan 232 kantong minuman keras oplosan. Berbagai cara dilakukan penjual untuk mengelabui petugas, seperti menyembunyikan minuman keras dan obat terlarang di luar warung,” katanya pula.

Selama ini, modus tersebut kerap dilakukan penjual minuman keras dan obat terlarang di Kecamatan Cibeber dan Cianjur, dengan dalih untuk mengelabui petugas saat melakukan razia. Namun pihaknya kerap mendapat laporan dari masyarakat terkait pola yang dilakukan penjual.

Bahkan, tidak sedikit minuman keras dan obat terlarang disembunyikan penjual di rumah makan, bengkel, dan di dalam mobil yang diparkir tidak jauh dari warung berkedok depot jamu itu, sehingga dengan mudah petugas gabungan menyita barang bukti.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here