Gara-Gara Layang-Layang Sepanjang 10 Meter, Kabel Utama Listrik Pulau Jawa Terganggu

Indonesiainside.id, Jakarta – Layang-layang sepanjang 10 meter mengganggu jaringan Saluran Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di daerah Mangunharjo Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, sehingga membuat pasokan listrik di wilayah setempat mengalami masalah.

General Manager PLN Unid Induk Transmisi (UIT) Jawa Bagian Timur dan Bali (JBTB), Suroso dalam keterangan persnya di Surabaya, Rabu(11/11), mengakui pasokan listrik PLN sempat terganggu disebabkan adanya layang-layang yang menyangkut pada jaringan listrik SUTET 500.000 Volt.

“Secara umum hingga saat ini layang-layang masih mendominasi penyebab terjadinya gangguan operasional PLN khususnya di wilayah kerja PLN UPT Madiun,” kata Suroso kepada wartawan.

Adanya gangguan tersebut, kata dia, berakibat padamnya listrik secara berturut-turut di Jalur Kediri-Pedan.

“Dengan mengutamakan pelayanan kepada pelanggan, kami langsung menindaklanjuti dengan pengambilan layang-layang yang berada di jaringan transmisi,” katanya.

Layang-layang tersebut berada di ketinggian 50 meter dan ditangani langsung oleh TIM HARJAR dan PDKB PLN UITJBTB-UPT Madiun dengan mematuhi SOP dan Safety Standart.

“Perlu kita ketahui Bersama bahwa jaringan listrik SUTET 500.000 Volt adalah tulang punggung kelancaran penyaluran sistem ketenagalistrikan Pulau Jawa dan Bali,” katanya.

Oleh karena itu, jaringan itu harus selalu dalam kondisi aman dari segala penyebab resiko gangguan, antara lain seperti penerbangan layang-layang di dekat tower, pendirian bangunan dan pohon yang mendekati jarak aman jaringan SUTT/SUTET dan segala aktifitas masyarakat yang berpotensi mengakibatkan gangguan sesuai UU No 30 tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here