Penjahat Jalanan Sadis di Mataram Ini Punya Markas Untuk Kumpul

Indonesiainside.id, Mataram – Aparat Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyegel markas komplotan kejahatan jalanan yang berada di wilayah Jempong Timur, Kecamatan Sekarbela.

“Jadi penyegelan ini bagian dari proses penyidikan, lokasi yang kita pasang garis polisi ini yang diduga menjadi markas mereka,” kata Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa di Mataram, Kamis(12/11).

Sebelumnya, Kadek Adi bersama tim penyidik kembali menggeledah lokasi yang menjadi target pertama penggerebekan pada Senin (9/11) dini hari tersebut.

Hasilnya, ada barang bukti tambahan yang diamankan petugas dan dibawa ke Mapolresta Mataram.

“Salah satunya tangga, kami menduga tangga itu kerap digunakan mereka untuk membantu aksi pencurian di rumah-rumah,” ujarnya.

Selain penyegelan, Kadek Adi menyampaikan progres penanganan kasus dari penangkapan tujuh anggota komplotan kejahatan jalanan tersebut. Lima di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Untuk dua orang lagi masih berstatus saksi,” ucap dia.

Lima pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka itu berinisial EP, DA, KE, ZU, dan BA. Mereka diduga sebagai pelaku pencurian yang kerap beraksi di wilayah Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, ada 28 TKP (tempat kejadian perkara) pencurian,” katanya.

Namun demikian, Kadek Adi memastikan jumlah TKP kemungkinan akan terus bertambah, karena ada dugaan, laporan yang masuk ke jajaran polsek dan Polres Lombok Barat, juga bagian dari aksi kejahatan komplotan tersebut.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here