Ribuan Guru Tidak Tetap Dapat Kartu BPJamsostek

Indonesiainside.id, Mataram – Sebanyak 1.400 guru tidak tetap di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menerima kartu peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek), sebagai salah upaya memberikan perlindungan keselamatan kerja.

Kartu peserta BPJAMSOSTEK bagi para guru tidak tetap (GTT) tersebut diserahkan secara simbolis Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh didampingi Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Nusa Tenggara Barat Adventus Edison Souhuwat, kepada beberapa perwakilan GTT Kota Mataram di aula Pendopo Wali Kota Mataram di Mataram, Kamis.

Menurut wali kota, dengan diterimanya kartu kepesertaan BPJamsostek oleh 1.400 GTT untuk tingkat SD dan SMP hari ini, maka total peserta BPJAMSOSTEK non-Aparatur Sipil Negara (ASN) di Mataram mencapai sekitar 7.000 orang lebih.

“Sebanyak 7.000 orang lebih pegawai non-ASN yang telah terakomodasi menjadi peserta BPJamsostek itu adalah, 1.400 GTT, 4.000 pegawai tidak tetap (PTT), dan 1.700 kader terpadu,” katanya.

Dikatakan, pemberian kartu peserta BPJamsostek tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah kota terhadap keberadaan pegawai non-ASN di Kota Mataram.

“Dengan demikian, mereka sudah mendapatkan jaminan perlindungan kecelakaan kerja dan kematian,” katanya.

Wali kota berharap, ke depan program pemberian kartu peserta BPJamsostek dapat dilanjutkan kepada para pekerja lainnya. Seperti, para sopir angkutan umum, “kusir cidomo”, petani dan nelayan.

“Kami berharap Wali Kota Mataram terpilih nantinya bisa melanjutkan program ini agar semua pekerja mendapatkan perlindungan keselamatan kerja,” kata wali kota dua periode ini.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here