Dua Kecamatan Jadi Klaster Baru di Mukomuko

Petugas medis melakukan tes usap (swab) terhadap seorang warga di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sawah Besar di Jakarta, Senin (10/8/2020). Xinhua/Veri Sanovri

Indonesiainside.id, Jakarta – Dua kecamatan di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu yakni Kecamatan Kota Mukomuko dan Lubuk Pinang saat ini menjadi klaster baru penularan COVID-19, menyusul terjangkitnya beberapa warga dari pasien virus corona jenis baru di wilayah ini.

“Nambah dua klaster penularan COVID-19 yakni klaster Kecamatan Kota Mukomuko dan klaster Kecamatan Lubuk Pinang,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Bustam Bustomo dalam keterangannya di Mukomuko, Sabtu.

Ia menyebutkan sebelumnya lima klaster penularan COVID-19 di daerah itu, yakni klaster Pondok Suguh, klaster perkantoran di Bank Bengkulu, klaster PT Agro Muko Tanah Rekah Estate (TRE), klaster Penarik, klaster Air Manjuto dan kini dua lagi klaster baru yakni klaster Kota Mukomuko dan Lubuk Pinang.

Dua kecamatan ini menjadi klaster penularan COVID-19 setelah Dinas Kesehatan menerima hasil tes terhadap dua orang warga dari Kecamatan Lubuk Pinang dan satu dari Lubuk Pinang yang dinyatakan positif COVID-19.

Berdasarkan penelusurannya dua orang dari Kecamatan Lubuk Pinang tersebut yakni kasus 73 dan kasus 74 pernah kontak erat dengan pasien COVID-19 yakni kasus 69 dari wilayah ini.

Kemudian satu orang dari Kecamatan Kota Mukomuko yakni kasus 80 laki-laki berinisial A umur 40 tahun pernah kontak erat dengan kasus 70 berinisial S pasien COVID-19 tanpa gejala dari wilayah ini.

Ia menjelaskan, dikatakan klaster itu, apabila dalam suatu tempat atau wilayah itu sudah ada penularan dari satu kawan kepada kawan yang lain. Kalau Kecamatan Penarik dan Kecamatan Air Manjuto sudah masuk sebagai klaster penularan COVID-19.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here