Unggah Ujaran Kebencian kepada Polisi sambil Isap Serbuk yang Diduga Narkoba, Pelaku Ditangkap, Katanya yang Diisap Tepung Gula

Pelaku ujaran kebencian menantang polisi diamankan oleh Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Indonesiainside.id, Bandung – Seorang pria berinisial DMP ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satresktim) Polrestabes Bandung karena mengunggah ujaran kebencian yang bernada menantang polisi di media sosial.

“Dari hasil pemeriksaan, dia membenci aparat atau pemerintah, dan negara, jadi dengan kebencian itu dia selalu menjelek-jelekkan dan memberikan konten yang bersifat kebencian,” kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, di Bandung, Sabtu (14/11).

Dia mengatakan, pelaku ditangkap pada Jumat (13/11) malam setelah Tim Prabu Polrestabes Bandung menemukan unggahan tersebut di media sosial. Berdasarkan pemeriksaan, pelaku mengunggah dua foto serta satu video yang diduga sebagai ujaran kebencian.

Kemudian pada satu video unggahannya tersebut, pelaku menuliskan ujaran kebencian sambil merekam dirinya sendiri yang sedang mengisap serbuk yang diduga narkoba.
“Tapi berdasarkan pengakuannya yang ia hisap yakni tepung gula, tapi ini sedang kita dalami, mungkin setelah ini dilakukan pemeriksaan urine,” kata Ulung.
Dalam salah satu unggahannya, pelaku menuliskan kalimat yang diduga sebagai ujaran kebencian sebagai berikut: “RUU RUU MAKIN A****G, POLISI BUKA SERAGAM AYO BAKU HANTAM AJA KITA @PRABURESTABESBANDUNG,” kata pelaku yang diunggah dalam akun Instagram classipunkwashere.
Akibat perbuatannya, polisi menetapkan DM sebagai tersangka dengan jeratan Pasal 45A Ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).
Pelaku terancam hukuman maksimal 6 tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp1 miliar. Kini pelaku juga telah dilakukan penahanan langsung oleh kepolisian. (Aza/Ant)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here