Bea Cukai Riau Musnahkan 18,3 Juta Batang Rokok Ilegal

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Riau melakukan pemusnahan terhadap 18,3 juta batang rokok ilegal, Rabu (18/11).

Indonesiainside.id, Pekanbaru – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Riau melakukan pemusnahan terhadap 18,3 juta batang rokok ilegal, Rabu (18/11). Barang bukti yang dimusnahkan ini merupakan hasil penindakan yang dilakukan oleh DJBC Riau selama 2017 hingga 2020, yang statusnya telah ditetapkan sebagai Barang Milik Negara.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan (Kabid P2) DJBC Riau, Agung Saptono, mengungkapkan, 18,3 juta batang rokok ilegal itu bernilai Rp13,39 miliar. Apabila rokok-rokok ilegal itu sempat beredar, maka negara akan mengalami kerugian hingga Rp8,1 miliar.

“Ini merupakan hasil penindakan kita selama tiga tahun lebih dari operasi pasar. Yang tidak Memenuhi unsur atau tidak cukup bukti untuk kita naikkan ke penyidikan, sehingga menjadi barang milik negara. Agar tidak beredar di masyarakat, oleh karena itu hari ini kita musnahkan,” ungkap Agung.

Pemusnahan dilakukan dengan cara memotong seluruh rokok ilegal tersebut menggunakan alat khusus. Rokok yang telah dipotong nantinya tidak akan dibakar atau dibuang, tetapi akan dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk kompos.

“Setelah dipotong, lalu setelah itu kita urai lagi dan akan dijadikan kompos. Karena rokok ini kan berbahan baku dari tembakau, sehingga bisa dijadikan untuk kompos,” tambahnya.

Adapun rokok ilegal yang dimusnahkan tersebut terdiri dari hasil penindakan 2017 sebanyak 309 ribu batang rokok berbagai jenis, senilai Rp139 juta dan potensi kerugian negara sebesar Rp112 juta. Kemudian tahun 2018 sebanyak 1,3 juta batang rokok, dengan nilai Rp853 juta dan potensi kerugian negara sebesar Rp546 juta.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here