Mendes PDTT Optimistis Kepulauan Babel Maju dalam Waktu Dekat

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar dalam kunjungan kerja ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam rangka hari jadi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ke-20, di Kantor DPRD Babel, Sabtu, (21/11/2020). (Humas Kemendes PDTT)

Indonesiainside.id, Jakarta – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar optimistis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan mengalami kemajuan yang signifikan dalam waktu dekat, berkat potensi luar biasa yang dimilikinya.

“Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini memiliki potensi yang luar biasa, potensi alam, potensi sumber daya manusia (SDM) dan banyak hal. Saya meyakini dalam waktu yang tidak lama lagi, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan mencapai satu kemajuan yang cukup signifikan,” kata Mendes Halim atau yang akrab disapa Gus Menteri di Jakarta, Ahad (22/11).

Sebagai implementasi kebijakan desentralisasi yang didasarkan Undang-undang Nomor 27 Tahun 2000, Bumi Serumpun Sebalai, sebutan lain Bangka Belitung, resmi menjadi daerah otonom baru yang dimekarkan dari Provinsi Sumatera Selatan menjadi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Menurut Gus Menteri, kebijakan desentralisasi yang memungkinkan pengalihan kewenangan serta banyak sumber daya dari pusat ke daerah telah menciptakan percepatan pertumbuhan daerah administratif baru di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Karena itu, pemekaran daerah, kata dia, sebenarnya merupakan konsekuensi logis dari penerapan kebijakan desentralisasi.

Kebijakan pemekaran daerah dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengembangkan dan memperkukuh demokrasi lokal, memaksimalkan akses publik ke pemerintahan, mendekatkan pemerintah dengan rakyatnya, serta menyediakan pelayanan publik yang efektif dan efisien.

‚ÄúSebagai provinsi baru hasil pemekaran, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menunjukkan prestasi membanggakan dalam pencapaian tujuan pemekaran daerah,” katanya.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here