Seorang Bidan di Tulungagung Wafat Akibat Covid-19

Seorang bidan wafat setelah terjangkit Covid-19. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Tulungagung – Seorang tenaga kesehatan yang berprofesi sebagai bidan di Tulungagung, Jawa Timur meninggal dunia akibat Covid-19. Bidan tersebut telah hampir 10 hari menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSUD dr. Iskak Tulungagung.

“Status STR (konfirmasi positif Covif-19) kami rilis pada 15 November dan lima hari kemudian yang bersangkutan meninggal,” kata juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung Galih Nusantoro, Ahad(22/11).

Informasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covif-19 Kabupaten Tulungagung, Ahad(22/11), pasien dengan gejala demam tinggi disertai batuk kering ini menghembuskan nafas terakhir karena komplikasi penyakit diabetes melitus yang membuat kondisinya terus memburuk.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, dr Kasil Rokhmad menjelaskan, bidan tersebut berdinas di salah satu puskesmas kecamatan. “Almarhumah sempat mengalami gejala sesak nafas disertai dengan dan batuk kering selama dua hari.” ujarnya.

Pada 13 November, hasil tes usap yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19. Dari hasil ‘tracing’ yang dilakukan oleh petugas, terdapat satu orang kontak erat pasien yang juga dinyatakan positif corona.

“Kasus kematian tenaga kesehatan karena Covid-19 adalah kedua di Tulungagung,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang perawat senior di RSUD dr. Iskak juga meninggal setelah terpapar Corona untuk kedua kalinya dalam kurun dua bulan.

Sesuai data terbaru, hingga 21 November 2020, total kasus Covid-19 di Kabupaten Tulungagung mencapai 528 pasien.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here