Gerindra Pertanyakan Usulan Debat Soal Korupsi Orba

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade. Foto: BreakingNews.co.id

Usulan Partai Solidaritas Indonesia mengenai bahasan debat pemilihan presiden terkait kasus korupsi Orde Baru, dipertanyakan.

Indonesiainside.id, Jakarta : Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade menyebut usulan Partai Solidaritad Indonesia (PSI) itu tak relevan dengan kondisi di era reformasi.

“Ya kenapa begitu (usulan), saya kira enggak relevan,” kata Andre saat dihubungi, Kamis, 6 Desember 2018.

Gerindra, kata dia, menolak secara tegas usulan tersebut. Karena relevansinya saat ini, prestasi pemberantasan korupsi terkini yang harusnya dijadikan isu debat.

Pasalnya, Andre melihat Orde Reformasi sebagai bentuk koreksi dari orde baru. Dengan demikian, isu-isu seputar reformasi yang paling pas diangkat. Termasuk tema mengenai korupsi yang saat ini sedang hangat diperbincangkan.

“Kenapa era reformasi ini korupsi masih merajalela. Seharusnya itu yang harus menjadi tema debat,” bebernya.

Lebih lanjut ia menyebut, korupsi terjadi sejak lama bahkan sebelum Soeharto memimpin. jika kasus-kasus korupsi itu semakin marak, maka patut dipertanyakan kinerja pemerintahan.

Seperti diketahui, sebelumnya Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni mewacanakan agar korupsi di era Orde Baru dijadikan tema dalam debat pilpres 2019. Antoni mengklaim materi tersebut akan mendidik masyarakat terkait kasus korupsi.

“Berdebat dianggap barang langka, sudah waktunya korupsi Orba diusulkan dalam debat capres-cawapres 2019,” beber Antoni.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here