LPSK Diminta Melindungi Saksi Prabowo-Sandi

- Advertisement -

Oleh : Rudi Hasan |

Indonesiainside.id, Jakarta – Kuasa hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) bersiap menghadapi sidang lanjutan sengketa pilpres. Salah satu persiapan yakni melindungi para saksi yang akan memberikan keterangan, melalui Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Kita mau konsultasi dulu sama temen-temen LPSK,” ujar anggota kuasa hukum Prabowo-Sandi, Denny Indrayana di Jakarta, Sabtu, (15/6).

- Advertisement -

Menurutnya, perlindungan saksi mendesak dilakukan. Sebab ke depan, akan ada agenda pembuktian dari kubu paslon 02. Para saksi menjadi komponen agenda tersebut.

Denny meminta ada jaminan bahwa saksi dan ahli yang hadir di persidangan dilindungi. Dengan demikian, mereka tidak mendapat intimidasi dan dengan lugas menyampaikan keterangan. Karena tak ada yang mempengaruhi mereka.

“Karena kami akan ada saksi dan ahli yang mungkin membutuhkan peran dari LPSK,” ujar dia.

Pada sidang perdana, pihaknya telah menyiapkan beberapa saksi untuk menjelaskan adanya kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif (TSM), di muka persidangan. Nantinya mereka akan dihadirkan di sidang lanjutan.

Menurutnya, perlindungan saksi amat penting lantaran yang dilawan pihaknya adalah petahana.

“Karena yang sedang melakukan kecurangan adalah Presiden dengan aparat kepolisian, intelijen, dan birokrasinya, maka dengan penuh kerendahan hati kami memohon dukungan penuh dari MK, khususnya untuk membangun sistem perlindungan saksi dan ahli yang akan hadir,” kata Denny saat sidang kemarin.(EPJ)

Berita terkini

Pakar Militer Rusia Dipenjara Karena Bocorkan Data Rahasia ke Jerman

Indonesiainside.id, Moskow--Pengadilan Rusia, menjatuhkan hukuman penjara selama tujuh tahun terhadap seorang warga Rusia yang juga sebagai pakar militer, yang diyakini berkhianat dengan menjual rahasia...
- Advertisement -
ads1 mekarsari

Bayi Umur Seminggu di Kudus Terpapar Covid-19

Indonesiainside.id, Kudus--Seorang bayi laki-laki yang berusia sepekan, asal Kecamaan Undaan, Kudus Jawa Tengah terinfeksi Covid-19. Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kudus, Jawa...

Puluhan Wali Murid Demo PPDB di Surabaya, Keluhannya Macam-Macam

Indonesiainside.id, Surabaya - Puluhan wali murid di Surabaya menolak proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP Negeri jalur zonasi dan mitra warga. Mereka beralasan...

113 Orang Tewas, dalam Bencana Tanah Longsor di Tambang Batu Giok Myanmar

Indonesiainside.id, Yangon - Sedikitnya 100 mayat penambang batu giok ditarik dari timbunan lumpur, setelah tanah longsor melanda area tambang di Myanmar utara, Kamis (2/7)....

Berita terkait

Jumlah Kasus Covid-19 Melonjak tapi Gugus Tugas Bilang Menurun, Kok Bisa?

Indonesiainside,.id, Jakarta - Data harian kasus baru Covid-19 memang mengalami lonjakan tertinggi selama pandemi sejak kasus pertama Covid-19 diumumkan Presiden Joko Widodo pada 2...

Faktor Usia, Peraih 700 Lebih Penghargaan Ini Gagal PPDB Jalur Prestasi

Indonesiainside.id, Jakarta - Pelajar peraih 700 lebih penghargaan tingkat sekolah hingga nasional, Aristawidya Maheswari, gagal dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020 jalur...

Kalah di PTUN DKI, Pemprov Jakarta Akan Banding soal Penutupan Diskotek Golden Crown

Indonesiainside.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan upaya hukum berupa banding setelah kalah dalam sidang Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) DKI Jakarta...

Sejumlah Karyawan Positif Covid-19, Unilever Tutup Pabrik di Cikarang

Indonesiainside.id, Jakarta - Pabrik PT Unilever Indonesia di Cikarang, Jawa Barat diam-diam ditutup karena sejumlah pegawainya positif Covid-19. Dalam keterangan resmi di situsnya, Unilever...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here