Pengamat: Tewasnya Mahasiswa Tanggungjawab Tito

Pol. Tito Karnavian
Kapolri Jenderal, Pol. Tito Karnavian. Foto: Istimewa

Oleh: Muhajir

Indonesiainside.id, Jakarta – Aksi unjuk rasa mahasiswa pekan lalu menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Pengamat Militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, mengatakan, hal itu terjadi lantaran aparat keamanan melanggar standar operasional prosedur (SOP).

Fahmi menegaskan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian adalah sosok yang paling bertanggung jawab atas insiden tersebut. Terlebih lagi ada dua mahasiswa tewas saat demo berlangsung. Satu lainnya meninggal setelah kritis akibat luka parah.

Dia mengatakan, Tito memiliki tanggung jawab paling besar dalam mengendalkkan jajarannya saat mengendalikan massa di lapangan. Itu diatur dalam undang-undang.

“Secara normatif tugas (kamtibmas) ada di Kapolri, UU Kepolisian jelas mengatakan hal itu,” kata Fahmi dalam keterangannya, Senin (30/9).

Dia menegaskan lagi, adanya korban jiwa merupakan bukti konkret pelanggaran SOP yang dilakukan aparat keamanan. Jika SOP itu tidak dilanggar, maka tidak mungkin ada korban jiwa.

“Yang paling sederhana ya pelanggaran SOP, artinya ada yang tewas saja dalam sebuah aksi seperti itu ya itu sudah jelas pasti ada SOP yang tidak diindahkan,” ucapnya.

Apalagi, menurut dia, fakta lapangan tidak bisa dibantah. “Yang satu jelas tertembak, yang satu akibat kekerasan. Ini kan sudah jelas melampaui prosedur yang semestinya dilakukan dalam situasi pengendalian massa aksi,” kata dia. (EP)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here