Mochtar Pabottingi: Terbitkan Perppu KPK, Jokowi Dicatat Tinta Emas

Mantan Peneliti Utama LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), Mochtar Pabottingi. Foto: Muhajir

Oleh: Muhajir

Indonesiainside.id, Jakarta – Mantan Peneliti Utama LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), Mochtar Pabottingi, mendesak agar Presiden Joko Widodo menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) terhadap UU KPK hasil revisi yang disahkan DPR. Dia berharap kepala negara itu tak mendengarkan pendapat partai politik yang menolak Perppu.

“Apakah ada jalan lain selain Perppu. Saat ini tidak jalan lain selain Perppu. Ini adalah jalan yang bisa mencairkan suasana,” kata Mochtar di Galeri Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat sore (4/10).

Dia menjelaskan, berbagai argumen tidak akurat diucapkan, membuat publik tersesat dalam opini dan menyangka bahwa Perppu tidak bisa dikeluarkan. Bahkan, ada tokoh politik yang mengatakan, presiden bisa dijatuhkan apabila mengeluarkan Perppu.

Dia menegaskan bahwa Perppu adalah hak konstitusional presiden yang jelas dasarnya dalam pasal 22 UUD. Perppu merupakan langkah konstitusional menurut pertimbangan subjektif presiden, sehingga tidak akan dapat digunakan untuk menjatuhkan kepala negara.

Dia meminta agar Jokowi tak perlu takut mengeluarkan Perppu. Apalagi, dalam sistem presidensial, kedudukan presiden sangat kuat.

Presiden tak akan jatuh hanya mengeluarkan aturan tersebut. Dalam konstitusi, presiden bisa jatuh jika melakukan pelanggaran dan pidana berat. Itu pun melalui proses di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kita merindukan presiden sebagai tonggak kebijakan publik. Ini adalah momen emas bagi jokowi untuk dicatat tinta emas sejarah bangsa,” kata dia. (EP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here