Prof Emil Salim: Dukung Presiden Jokowi Terbitkan Perppu KPK

Prof Dr Emil Salim dalam diskusi di Galeri Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (4/10). Foto: Muhajir

Oleh: Muhajir

Indonesiainside.id, Jakarta – Ekonom Senior Prof Dr Emil Salim, mengatakan bahwa sejak presiden Soekarno sudah ada lembaga yang mengurus tentang pemberantasan korupsi. Namun, lembaga-lembaga itu hanya formalitas dan tidak berani menyentuh pejabat tinggi negara.

Pemberantasan korupsi memiliki titik terang saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didirikan pada tahun 2002. KPK bahkan berani menangkap ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anggota DPR, Menteri, Gubenur, dan pejabat lainnya.

“Hal ini yang tidak pernah terjadi sejak bangsa berdiri,” kata Emil Salim di Galeri Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (4/10).

Namun, tiba-tiba prestasi-prestasi KPK itu hendak dibunuh melalui revisi UU KPK. Menurut Emil, UU KPK baru sama sekali bukan memperkuat lembaga antirasuah itu, tapi malah melemahkan.

“Kebebasan KPK dikebiri. Dengan demikian visi UU itu kok itu tidak untuk memperkuat KPK, tapi memperlemah, membawa kita kembali ke zaman korupsi,” kata dia menegaskan.

Atas dasar itu, dia mengajak semua masyarakat mendesak Presiden Joko Widodo untuk menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) terhadap UU KPK hasil revisi yang disahkan DPR. Emil mengatakan, ia sama sekali tak punya kepentingan apapun.

Ia hanya terpanggil untuk menyelamatkan bangsa dari para koruptor. “Kami mendukung budaya presiden mengeluarkan Perppu. Kami tidak mempunyai kepentingan apa-apa. Kepentingan kira adalah bebas korupsi,” kata dia menegaskan. (EP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here