Sebut Emil Salim Sesat, Formappi: Arteria Ini yang Bermasalah

Lucius Karus peneliti Formappi. Foto: Muhajir

Oleh: Muhajir

Indonesiainside.id, Jakarta – Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi), Lucius Karus, menanggapi tindakan tak beradab yang ditunjukkan politikus PDI Perjuangan, Arteria Dahlan, dalam acara Mata Najwa. Menurutnya hal ini menunjukkan DPR yang ada saat ini juga bermasalah.

“Setiap warga negara berhak mengeluarkan pendapat di muka umum. Termasuk Emil Salim yang mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” ujarnya.

Tetapi, apa yang disampaikan Arteria selalu mengulang statemen yang sama terkait revisi UU KPK. Dia mengklaim revisi sudah bagus malah tak perlu ada Perppu KPK.

“Hampir itu yang selalu disampaikan oleh Arteria. Cuma kan, saat orang mengapresiasi untuk satu hal yang dilakukan KPK, misalnya OTT, dan menurut Arteria itu bukan sesuatu yang luar biasa. Artinya ini Arteria yang bermasalah,” kata dia di Kantor Formappi, Jakarta, Kamis sore (10/10).

Dia lalu mengkritik kinerja DPR yang bisa dikatakan tak mendapat apresiasi dari masyarakat. Bahkan, akhir-akhir ini mahasiswa dan masyarakat mengkritik kinerja DPR mengenai produk legislasi yang mereka hasilkan.

“DPR saja yang fungsinya begitu banyak juga tidak bisa ditunjukkan oleh Arteria apa yang dia lakukan,” kata dia.

Dia menegaskan, apa yang disampaikan oleh Emil Salim juga merupakan pandangan masyarakat secara umum. Itu terlihat dengan maraknya aksi unjuk rasa menolak revisi UU KPK.

“Padahal yang sudah dilakukan KPK jelas-jelas kerja tidak diapresiasi. Itu artinya, bagi mereka kebaikan apapun yang dilakukan KPK itu tidak penting karena misi mereka memang ingin melembabkan KPK,” kata dia menegaskan. (EP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here