Pengamat: DPR dan Presiden ‘Disetir’ Partai Politik

Jerry Sumampouw
Aktivis Jerry Sumampouw . Foto: Muhajir

Oleh: Muhajir

Indonesiainside.id, Jakarta – Aktivis sekaligus pengamat politik, Jerry Sumampouw, menilai masalah besar negara saat ini adalah eksekutif maupun legeslatif tidak bisa keluar dari cengkeraman partai politik. DPR dan presiden jauh lebih mementingkan kepentingan partai daripada kehendak masyarakat.

“Memang peran partai politik itu sangat kuat. Hampir tidak ada dari mereka yang mau keluar dari cengkeraman partai politik. Hampir tidak ada yang mengambil agenda yang tidak diberikan parpol. Ini menyedihkan,” kata dia.

Dia menegaskan, seharusnya DPR maupun presiden harus bisa keluar dari cengkeraman partai. Mereka harus diingatkan bahwa dipilih rakyat.

Jika situasi ini terus dipelihara, maka sulit untuk terhadap kepada DPR maupun presiden. Maka masyarakat cukup mengelus dada dengan kondisi pemerintahan lima tahun ke depan.

“Betapa cengkeraman partai politik, apa yang harus dilakukan dibicarakan, harus berdasarkan partai,” kata dia.

Jierry mengatakan, bahkan pengaruh partai politik sangat kuat mengcemgkram langkah Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Akibatnya, Jokowi tidak bisa mengambil kebijakan yang tidak sesuai dengan keinginan parpol.

Jokowi seharusnya lebih percaya diri dari membuat keputusan dibanding periode pertamanya. Ini karena ia tak lagi memiliki kepentingan untuk kembali mencalonkan diri pada tahun 2024 nanti.

“Tapi yang terjadi berbeda. Tapi terlihat tidak percaya diri. Seharusnya lebih percaya diri untuk mendorong menyejahterakan masyarakat,” kata dia. (EP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here